
Ransomeware tersebut bernama Petya Ransomeware. Cara kerja nya virus ini sama seperti WannaCrypt (dalam penggunaan EternalBlue exploit).
Petya akan disebarkan melalui sebuah email yang menyertakan sebuah kiriman berisi file dokumen yang dapat dieksekusi sesuai dengan OS yang digunakan, adapun Icon dari virus ransomeware Petya diganti icon nya dengan icon yang umum yang biasa kita kenal, seperti icon Winrar, dsb guna mengelabui si user komputer, dan petya akan dengan sangat mudah menyebar dan menginfeksi komputer yang terkoneksi pada 1 jaringan lokal / lebih
Dalam proses penyerangannya setelah virus berjalan, petya akan mereboot komputer korban, dan setelah itu akan melakukan enkripsi pada master file table (MFT) harddisk, setelah itu virus ini akan membuat Master boot (yang dibaca dari MBR) tidak dapat beroperasi. dan ini memang sengaja didesain agar komputer hanya bisa mengakses program Petya.
Di lansir dari laman resmi theguardian (28/06/2017) ransomware ini di tengarai telah menyebar dengan begitu cepat dan berhasil menginfeski beberapa pengguna komputer di sebagian negara eropa seperti Rusia, Denmark, Ukraina, Spanyol, Prancis, Inggris serta India.
Sama halnya dengan WannaCry, Petya Ransomware juga akan meminta tebusan berupa senilia $300 dalam bentuk virtual money, yaitu Bitcoin kepada korbannya. Namun beberapa pakar kemananan menyarankan untuk tidak membayar tebusan jika menjadi korban keganasan Ransomware tersebut. Karena menurut analisa mereka oknum di balik penyebaran ransomware ini tidak akan memberikan korbannya key untuk mendeskripsi sistem komputer yang telah terinfeksi ransomware.
Namun jika melihat yang menjadi target adalah mereka yang mampu membayar tebusan, apakah kami yang tak punya apa-apa juga sama menjadi target?
Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>