Kehidupan manusia berkaitan erat dengan tekhnologi. Manusia memanfaatkan tekhnologi untuk kehidupanya dan tak bisa dipisahkan. Selain alamiah dari tuhan sang pencipta, Beberapa diantaranya tekhnologi dibuat oleh manusia sendiri untuk berbagai kepentingan dan memberikan dampak yang luar biasa, baik dalam segi positif maupun negatif.
Seiring berjalanya waktu, tekhnologi masa kini berkembang pesat. Suatu hal yang dulu disebut mustahil, kini menjadi kenyataan. Begitupun tekhnologi mendatang dimasa depan, mungkin kita masih menyebutnya mustahil. Dan dapat dikatakan, masa depan adalah eranya tekhnologi sehingga manusia akan mengalami ketergantungan akan tekhnologi.


Dan dibawah ini adalah suatu tekhnologi ciptaan manusia dimasa mendatang yang penciptaanya dalam proses pengembangan bahkan sedang menuju keberhasilan.

"Nanoteknologi adalah suatu teknologi di masa depan yang memungkinan manusia memanipulasi partikel-partikel super kecil yang besarnya nyaris seukuran atom"

Nanometer sendiri adalah suatu benda  berukuran 1/semilyar meter, atau nyaris ketebalan sehelai rambut yang dibelah menjadi  50.000 bagian/helai nyaris tidak terlihat kasat mata.Tujuannya adalah untuk menciptakan komputer, mesin, robot-robot seukuran partikel debu bahkan senjata mematikan.


Nano Tekhnologi, Tekhnologi Masa Depan







Dengan tekhnologi microchip seukuran nano, manusia bisa menciptakan robot berukuran bakteria yang tak terlihat kasat mata dan memasukanya ke dalam tubuh manusia. Fungsinya untuk menyembuhkan penyakit, menghancurkan sel-sel kanker dalam tubuh, bahkan memperkuat tubuh/sistem imun manusia (Feynman, "Swallowing the Doctor"). Nanobots ataupun nanoparticles bahkan nantinya diperkirakan juga akan bisa kembali menutup lubang ozon.

it-brain
Microchips

Dengan komponen seukuran nano, kita bisa membuat minicomputer seukuran kotak korek api, dan media penyimpanan data yang dapat menyimpan jutaan gigabyte informasi tentang umat manusia dibumi dan seluruh alam semesta dengan benda seukuran  kuku. Bagaimana teknologi ini bisa dilakukan? hal ini karena adanya mikroskop super-canggih yang dapat melihat atom sudah ada sejak 1981, Scanning Tunneling Microscope (STM), dan Atomic Force Microscope (AFM, 1986).